Tak lepas dari hubungan antarmanusia, ilmu pengetahuan sebagaimana kehadiran sosiologi hingga saat kini masih relevan dipelajari siapapun. Plummer (2011) menyebutkan bahwa dengan adanya sosiologi, interaksi dari satu individu ke individu lainnya hingga dampak terkait budaya, ekonomi, dan politik dapat dianalisis mendalam karena dapat mengakibatkan ketidakseimbangan padanya. Mulai level mikro hingga makro (negara) bahkan global, melalui sosiologi kehidupan bermasyarakat dipelajari juga.
Dengan begitu, hadirnya sosiologi memang tak lepas daripada ilmu pengetahuan lainnya. Irisan-irisan yang memang hadir untuk melengkapi teoritis dalam sosiologi hingga sekarang relevan sesuai penggunaan perspektif telaah beserta kritiknya. Soekanto (2002) menganggap bahwa ilmu pengetahuan mengenai hubungan individu ini tak akan lekang termakan zaman sesuai era kontemporernya beserta kekurangan dalam teori-teorinya sendiri. Kini pun, sosiologi semakin berkembang mengikuti perubahan perangkat teknologi digital juga yang mempengaruhi tindakan manusia. Hadirnya sosiologi digital menandakan bahwa pergerakan disiplin ilmu sosiologi selalu mengikuti perkembangan zaman; tak terbantahkan.
Rujukan:
- Plummer K. 2011. Sosiologi: The Basics. Nanang M, Sisworo, penerjemah. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
- Soekanto S. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Komentar
Posting Komentar